Entri Populer

Senin, 26 Agustus 2013

Globalisasi adalah awal kepunahan

Pengertian Globalisasi dan Dampaknya 

 

 


Krumpuls- Pengertian Globalisasi dan Dampaknya - Berikut pada kesempatan kali ini akan saya jelaskan dan saya uraikan mengenai Pengertian Globalisasi yaitu yang fokus pada Pengertian Globalisasi dan Dampaknya.


Baiklah langsung saja akan saya uraikan Pengertian Globalisasi dan Dampaknya yang berisi Pengertian Globalisasi menurut para ahli - Pengertian Globalisasi dan Dampaknya - Dampak Globalisasi - dampak positif adanya globalisasi - dampak negatif dari Globalisasi


Pengertian Globalisasi dan Dampaknya



Pengertian globalisasi menurut wikipedia

Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.



Pengertian globalisasi menurut para ahli

LAURENCE E. ROTHENBERG : Globalisasi adalah percepatan dan intensifikasiinteraksi dan integrasiantara orang-orang, perusahaan, dan pemerintah dari negarayang berbeda.

Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI

Achmad Suparman : Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (bendaatau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah

Scholte : Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional.Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.



Globalisasi ini akan membentuk tatanan baru atau kehidupan yang lebih bersatu karena seolah-olah tanpa batas geografis, batas ekonomi maupun batas


budaya di dalamnya. Karena globalisasi merupakan perubahan yang tengah terjadi di masyarakat berupa keterkaitan antara elemen-elemen dengan semakin canggihnya teknologi baik dari segi komunikasi maupun informasi, tidak heran jika globalisasi akan menjadi jalan pertukaran budaya hingga jainan hubungan ekonomi, sosial, dan segala hal secara internasional antara negara-negara di dunia tanpa memandang batas wilayah, status sosial maupun perkembangan yang ada di dalamnya.





Dampak Globalisasi

Berbicara mengenai dampak, globalisasi memiliki dampak positif maupun dampak negatif yang sama-sama kuatnya. Dari pengertian globalisasi yang merupakan proses untuk segala peristiwa yang menjadikan keputusan dan kegiatan serta pola pikir di suatu negara atau belahan bumi satu akan membawa dampak bagi negara lain di belahan bumi yang lain serta membawa konseskuensi penting bagi setiap individu di muka bumi.



Berikut dampak positif adanya globalisasi:

a. Memperoleh informasi dan penambahan ilmu pengetahuan alam maupun sosial akan mudah dijangkau bagi setiap individu di berbagai belahan dunia manapun
b. Jalinan komunikasi akan semakin mudah dan semakin canggih
c. Mobilitas yang tinggi akan memudahkan siapapun di era globalisasi akan mudah dalam melakukan perjalanan baik perjalanan jauh maupun perjalanan pendek dengan adanya alat transportasi yang semakin beragam
d. Sikap kosmopolitan ataupun toleransi antara satu individu dengan yang individu lain akan meningkat
e. Perkembangan ekonomi, sosial dan budaya dengan globalisasi ini akan membawa individu semakin semangat dalam meningkatkan potensi dirinya
f. Pemenuhan kebutuhan yang semakin kompleks dan tidan terbatas sedikit demi sedikit akan mulai terpenuhi secara berkala pada era globalisasi



Sedangkan dampak negatif dari Globalisasi sebagai berikut:

a. Masyarakat yang konsumtif
b. Segala informasi tidak tersaring untuk informasi baik maupun informasi buruk
c. Pemborosan dan perilaku yang menyimpang dari adat ketimuran
d. Lebih condong pada budaya barat sehingga budaya pribadi sering ditinggalkan
e. Sikap individualis dan menutup diri sering terjadi pada individu yang mengikuti arus globalisasi secara terus-menerus


#Pengertian Globalisasi dan Dampaknya



Demikianlah artikel yang bisa saya sajikan mengenai Pengertian Globalisasi dan Dampaknya, semoga artikel saya ini "Pengertian Globalisasi dan Dampaknya" bermanfaat dan berguna untuk anda semua - Pengertian Globalisasi dan Dampaknya.

 

Setengah alam telah hilang

Pembabatan Hutan
US$8,6 juta dalam bentuk dana baru diberikan untuk hutan tropis
Inisiatif perdagangan yang berkelanjutan untuk membantu hutan tropis pada awalnya dikembangkan oleh PBB, Organisasi Kayu Tropis Internasional (ITTO) yang terdiri lebih dari 50 negara pengimpor dan pengekspor kayu tropis. Di dalam sesi ke-44 ITTO yang terbaru di Yokohama, Jepang, organisasi itu mengumumkan dana sebuah program sebesar US$3,5 juta untuk mengurangi penggundulan hutan dan degradasi lahan di negara tropis, demikian juga dana sebesar US$5,1 juta untuk proyek yang memelihara sumber daya hutan tropis melalui pemakaian dan perdagangan yang berkelanjutan.
Organisasi Kayu Tropis Internasional, kami menghargai dengan tulus usaha Anda untuk melindungi hutan tropis. Semoga planet kita terus dihiasi dengan pohon-pohon yang sangat penting yang melengkapi atmosfer dan memberikan warna bagi dunia kita.
Pertarungan resmi Paraguai Indian demi hutan telah membawa kemenangan
Paraguai melindungi hutan hujannya bagi masyarakat pribumi. Sekretaris Lingkungan Paraguai mengumumkan tentang pembatalan izin yang telah dikeluarkan kepada perusahaan yang membabat hutan hujan untuk peternakan sapi mengikuti aksi legal oleh kelompok advokasi lingkungan untuk memelihara hutan sebagai rumah bagi masyarakat pribumi Totobiegosode.
Totobiegosode adalah masyarakat pengembara yang hampir tidak pernah berhubungan dengan dunia luar. Kurang lebih 6000 hektar tanah dimana mereka tinggal telah hilang pada tahun ini saja yang menyebabkan sanak keluarga terpisah. Sekretaris Lingkungan dan Paraguai, kami menghargai keputusan Anda yang adil. Semoga kita semua berusaha memelihara keseimbangan harta karun hutan hujan dan cagar alam yang menjadi tempat bagi warga pribumi dan makhluk lain yang menakjubkan di planet kita.
WWF: Produksi daging terus menjadi alasan bagi penggundulan hutan di Brasil
Pada kuartal pertama tahun 2008, dua negara bagian Brasil, Mato Grosso dan Para, dimana terjadi penggundulan hutan sebesar 70% telah menyaksikan hampir tiga kali lipat luas daerah yang dirusak dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Luis Laranja, Koordinator Kebijakan Pertanian untuk Dana Alam Dunia (WWF) di Brasil memperkirakan bahwa 50 juta hektar hutan hujan telah digunakan untuk penggembalaan sapi. Setelah lahan tidak dapat lagi menyokong penggembalaan dan dialihkan untuk menanam kedelai, kurang lebih 80 persen dari hasil panen kedelai itu digunakan untuk memberi makan hewan ternak demi produksi daging.
Penghargaan kami yang tulus, WWF dan semua yang terlibat dalam penyampaian peringatan ini seperti bahaya bagi hutan hujan Amazon. Kami berdoa semoga pemerintah dunia akan membantu Brasil menghentikan penggundulan hutan yang disebabkan oleh peternakan hewan lalu memberi hasil panennya untuk mereka. 
Perubahan iklim mempengaruhi Âu Lac (Vietnam)
Dengan dua delta subur terbesar di dunia yang letaknya rendah dan garis pantai sepanjang 3.200 kilometer, topografi Âu Lạc juga menghadapi risiko besar dari perubahan iklim.
Bank Dunia sudah memperingatkan dari bukti ilmiah bahwa dampak kenaikan permukaan laut karena perubahan iklim berpotensi mendatangkan malapetaka. Dampak mengerikan dari pemanasan global seperti banjir, kekeringan, perubahan besar dalam cuaca, dan kegagalan panen sudah dirasakan di seluruh negara.
Pemilik toko bihun, Âu Lạc (Vietnam): Cuaca tahun ini tidak sama. Pada tahun yang lalu, ia hanya hujan selama beberapa hari, tapi pada tahun ini,  ia hujan terus sepanjang bulan Februari, cuacanya sangat tidak stabil.
Pemilik toko bihun, Âu Lạc (Vietnam): Beberapa rumah di daerah ini yang tidak punya makanan.
Karyawan di Apotik, Âu Lạc (Vietnam): Ia sudah membeku dingin lebih dari satu bulan. Tanaman-tanaman tidak bisa bertahan, begitu juga dengan padi.
Dari India sampai Thailand, China, dan Âu Lạc, benua Asia menghadapi krisis utama karena perubahan iklim yang cukup besar karena telah mempengaruhi makanan pokok beras. Supreme Master Television melaporkan dari  Âu Lạc Tengah dalam wawancara dengan para petani yang paling terkena dampak.
Petani: Kami biasanya dapat panen sekitar 350 sampai 400 kilogram untuk setiap 1.000 meter persegi tanah. Tahun ini, sangat sedikit yang bisa menghasilkan sampai 300 kilogram di tanah yang sama. Harganya naik. Sebagai contoh, sebelumnya 1 kilogram beras harganya $2.300 đồng. Sekarang sudah $5.500 đồng per kilogram.
Ekspor beras akan dibatasi sampai bulan Juni. Seperti di banyak negara Asia lainnya, lingkungan Âu Lạc juga sedang terancam oleh penggundulan hutan. Profesor Norman Myers dari Universitas Oxford, pembicara inti pada konferensi Asia-Pasific Forestry Week di  Hà Nội menyatakan bahwa penggundulan hutan secara besar-besaran menggambarkan apa yang ia sebut “krisis yang mengerikan.”
Petani: Udara polusi menyebabkan berbagai macam penyakit, tanaman-tanaman tidak bisa tumbuh. Dalam beberapa tahun terakhir ini, orang-orang membabat, menghancurkan, dan membakar hutan-hutan.
Salah satu penyebab penggundulan hutan adalah penggembalaan ternak yang berlebihan. Selain itu pembuangan kotoran dari peternakan babi dan ayam yang intensif telah merusak kualitas tanah pantai dan lautan, dan ia mempengaruhi persediaan air minum. Untuk melindungi kesehatan mereka, penduduk Aulac (orang Vietnam) mengatakan bahwa menghentikan konsumsi daging akan membantu mengurangi pemanasan global.
Pemilik toko bihun: Ada banyak berita mengenai pemanasan global, jadi jika sekarang setiap orang setiap hari makan sayur-sayuran sebagai ganti daging, maka itu akan semakin baik. Beras adalah bahan pokok utama. Juga cuaca, bencana alam, dan banjir, semuanya mempengaruhi kehidupan kita setiap hari. Iklim sekarang adalah: ketika hujan ia hujan begitu deras, ketika cerah ia terlalu panas.
Karyawan Wanita di Apotik: Sebagai contoh, kita tidak perlu menyebut banyak, kita sudah melihat kegagalan dari panen beras, orang-orang tidak punya pangan yang cukup. Kedua, banjir muncul di musim yang salah. Sekarang jika kita ingin melindungi lingkungan, menurut saya kita harus menjadi vegetarian.
Kami berdoa bagi rakyat Âu Lạc (Vietnam), terutama bagi keluarga di bidang pertanian. Semoga negara Anda yang indah dan semua lekuk tanah yang menghadapi perubahan iklim diberkati dengan pemulihan ekologi yang selaras dengan cepat.
Dengan kecepatan penggundulan hutan sekarang ini, Nigeria akan kehilangan semua hutannya
Kabiru Yammama, pemimpin Dewan Konservasi Hutan Nasional Nigeria mengindikasikan bahwa sebagian besar hutan di bagian utara negara itu sudah ditebang habis, dan 35 tanah cocok tanam di wilayah itu sudah lenyap menjadi padang pasir. Ia menyatakan, “Mengingat kecepatan penebangan pohon tanpa disertai usaha regenerasi apapun, semua hutan Nigeria akan habis sebelum tahun 2020.”
Setengah hutan hujan Amazon akan habis dalam 20 tahun 
Ilmuwan Inggris mengatakan bahwa hutan hujan Amazon akan berkurang setengahnya dalam 20 tahun ke depan. Sebuah laporan oleh ahli ekologi hutan tropis Dr, Daniel C Nepstad dan rekan-rekan ilmuwan lainnya baru-baru ini diterbitkan oleh Transaksi Filosofis dari Masyarakat Kerajaan Inggris yang menunjukkan bahwa jika tingkat penebangan hutan sekarang ini tetap tidak dikendalikan, 55% hutan hujan Amazon di Amerika Selatan akan menipis karena diambil kayunya, kekeringan, dan kebakaran dalam dua dekade berikutnya. 
Dalam proses itu, 15-26 miliar ton gas CO2 akan terlepas menuju atmosfer, cukup besar untuk memperparah masalah pemanasan global. Terima kasih, Dr. Nepstad dan para ilmuwan yang mulia, dan Tuhan memberkati kalian atas penelitian yang sangat berharga ini. 
Semoga konservasi dan langkah-langkah perlindungan lainnya membantu dalam mengurangi kecepatan penggundulan hutan agar hutan-hujan Amazon yang kuat dikembalikan ke keadaannya yang semula. 
Musnahnya hutan Indonesia mematikan iklim, membahayakan para hewan
Emisi karbon dari satu Provinsi di Indonesia melebihi emisi di negara-negara industri yang telah maju. Dana Alam Dunia (WWF) baru-baru ini mengeluarkan laporan tentang Provinsi Riau yang selama 25 tahun terakhir telah menambah sejumlah besar gas rumah kaca ke atmosfer dengan habisnya hutan dan pohon-pohon tua.
Di samping emisi CO2 yang merupakan hasil dari eksploitasi kertas dan minyak kelapa, penggundulan hutan telah membuat margasatwa di daerah itu dalam bahaya besar.
Terima kasih, Dana Alam Dunia atas laporan Anda yang tepat pada waktunya dan sangat penting.
Kami berdoa agar bangsa-bangsa di dunia bekerja sama untuk menghentikan pengrusakan hutan seperti di Riau dan selamatkan tempat tinggal alami yang mendukung kehidupan kita di seluruh dunia. 
Penggundulan hutan melemahkan tubuh manusia terhadap serangan infeksi
Penelitian menunjukkan bahwa penggundulan hutan mengakibatkan warga yang termarjinalkan lebih rentan terhadap infeksi. Penelitian yang dilakukan Universitas Michigan di AS yang mengevaluasi pola infeksi di Kosta Rika menemukan adanya hubungan antara status sosial-ekonomi, penggundulan hutan, dan pola cuaca El Nino.   
Peneliti Dr. Luis Fernando Chaves mengatakan, “Terbalik dengan apa yang diyakini sebelumnya, semakin banyak kita memiliki hutan, bahkan dalam masyarakat yang termarjinalkan, mereka akan semakin terlindungi dari serangan penyakit.”
Kami berterima kasih atas penelitian Anda, Dr. Chaves dan Universitas Michigan. Semoga Tuhan memberkati kita dengan kemampuan untuk melestarikan planet yang mengagumkan ini dan melindungi kehidupan kita.
Uskup Katolik memperingatkan Brasil tentang kerusakan Amazon
Uskup Katolik Roma meminta agar Brasil menjaga hutan hujannya. Uskup Senior Katolik Roma mendorong pemerintah Brasil untuk mengimplementasikan kebijakan untuk mengurangi penggundulan hutan Amazon yang menunjukkan peningkatan 25% antara bulan Agustus hingga Desember 2007.
Uskup Guiherme Antonio Werlang mengatakan, “Kita tidak bisa membiarkan penggundulan hutan oleh penebang yang melanggar hukum negara dan mengancam suku Indian serta kehidupan lain yang bergantung pada hutan hujan Amazon.”
Dengan hormat, kami ingin berterima kasih atas permohonan Anda untuk melindungi hutan hujan Amazon. Kami percaya kepada Tuhan bahwa dengan usaha bersama, kita dapat menjaga paru-paru Bumi yang indah.
Dunia menebang pohon pada tingkat mengkhawatirkan, kata para ahli
Penggundulan hutan berperan besar dalam perubahan iklim. Lebih dari 300 ahli membuat deklarasi dalam pertemuan bulan Desember di Bali, mereka menyatakan, “Jika kita kehilangan hutan, kita kehilangan kekuatan untuk menghadapi perubahan iklim.” Mereka merekomendasikan rencana global untuk menghadapi penggundulan hutan dan sudah menyetujui adanya wilayah hutan di seluruh dunia. 
Terima kasih, para pemimpin yang peduli planet atas permintaan Anda untuk menjaga pepohonan kita yang sangat penting. Semoga paru-paru Bumi yang memberikan kehidupan dipulihkan melalui langkah-langkah perlindungan secepatnya oleh pemerintah dan seluruh warga global.   
Harapan Pangeran Charles: menyelamatkan hutan hujan
Pangeran Charles berjanji untuk melindungi hutan hujan dunia. Pangeran Charles mengungkapkan rencananya untuk memimpin kampanye untuk mempersatukan usaha para pemimpin dunia dalam menghentikan penggundulan hutan yang menyebabkan banyaknya emisi karbon. Dia menjadwalkan sejumlah kegiatan untuk beberapa bulan mendatang dengan harapan adanya kemajuan yang berarti sebelum hari ulang tahunnya yang ke-60 pada tanggal 14 November tahun ini.
Kami sangat berterima kasih atas tenaga yang ikhlas serta kepemimpinan Anda, Yang Mulia dalam melindungi hutan hujan kita yang berharga. Semoga tujuan mulia Anda memberikan hasil yang terbaik demi kepentingan seluruh makhluk di Bumi.